BAB III. Manusia dan Keseimbangan Lingkungan

Mata Pelajaran            :   Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )

Kelas/Semester            :   VI / 1

Materi Pokok               :   Keseimbangan Ekosistem

Waktu                          :   2 x 45 menit

Metode                         :   Ceramah dan diskusi

  1. A.    Standar Kompetensi       :

3. Memahami pengaruh kegiatan manusia terhadap keseimbangan lingkungan

  • B.     Kompetensi Dasar

3.2 Mengidentifikasi bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia yang mengarah pada ketidakseimbangan lingkungan

  • C.    Tujuan Pembelajaran**:
  • Siswa dapat Memahami bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia dan mengarah pada pemusnahan jenisnya,
  • Siswa Berdiskusi mengenai cara manusia memanfaatkan tunbuhan dengan bijaksana.& Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin (Discipline), Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence) , Tanggung jawab (responsibility) Dan Ketelitian (carefulness)
  1. D.    Materi Essensial

Mencegah kepunahan hewan dan tumbuhan

Materi Pembelajaran :

Makhluk hidup tidak dapat hidup tanpa makhluk hidup lainnya. Semua makhluk hidup memerlukan alam  untuk  tetap bertahan hidup. Komponen apa saja yang terdapat di alam? Bagaimana komponen alam  saling terkait  satu dengan yang lainnya? Komponen alam  meliputi makhluk hidup dan  benda tidak  hidup. Masing-masing memiliki  hubungan ketergantungan yang tidak  terpisahkan.

Hubungan saling  ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuh- an, dan lingkungannya disebut ekosistem. Sawah, ladang, sungai, hutan, dan bagian bumi lainnya merupakan lingkungan atau  tempat berlangsung- nya  hubungan  tersebut.

Amati  dan  pikirkan  gambar  3.1  berikut!

A. Kegiatan Manusia Mempengaruhi Ekosistem

 Manusia berbeda dengan hewan dan  tumbuhan.  Manusia memiliki  daya pikir tinggi.  Oleh  karenanya, manusia mulai  menciptakan alat  yang mendukung dan  mempermudah kehidupannya. Dalam  bidang pertanian manusia membuat  traktor. Traktor  tersebut menggantikan kerbau. Apa dampaknya terhadap lingkungan?

Coba  perhatikan gambar  3.2! Dulu manusia menggunakan hewan se- bagai alat  transportasi. Kuda, keledai, dan  sapi  digunakan untuk  menyeret pedati. Hewan-hewan itu juga  bisa  ditunggangi secara langsung. Dengan daya  pikirnya,  manusia mulai  mencari cara  untuk  mempermudah transportasi. Sekarang ada  sepeda, motor, dan  mobil  untuk  mempermu- dah kegiatan manusia. Namun, dampak apa  yang ditimbulkan dari kemaju- an  di  bidang transportasi itu?

Manusia bahkan telah  menciptakan alat  transportasi yang lebih  canggih. Pesawat terbang, helikopter, dan  pesawat jet merupakan bukti kepandaian  manusia.

Kehidupan manusia berubah seiring dengan perkembangan dan  peradaban manusia. Manusia dengan kepandaiannya menemukan berbagai hal.  Perubahan-perubahan itu mempermudah kehidupan manusia. Akan tetapi,  kemajuan itu  juga  memengaruhi  keseimbangan  lingkungan. Mengapa? Karena seringkali manusia tidak memerhatikan lingkungan dan  sumber daya alam  yang terdapat di dalamnya. Manusia cenderung merusak  lingkungan.

Berbagai kegiatan manusia yang  seringkali merusak  lingkungan, misalnya sebagai berikut.

Dampak kemajuan di bidang transportasi  adalah timbulnya polusi. Polusi  udara ditimbulkan oleh  asap kendaraan. Polusi  suara berupa kebisingan mesin kendaraan. Polusi  mengakibatkan ketidakseimbangan  lingkungan.

 Pengambilan kayu secara besar-besaran mempengaruhi dan  merusak lingkungan. Hutan gundul akan membawa bencana. Pohon tidak hanya menyediakan oksigen, tetapi juga  memberi banyak manfaat lain. Akar pohon  berfungsi menahan air dan  tanah. Jika  hutan  gundul, tanah akan  mudah terbawa oleh  aliran  air. Dampaknya adalah tanah longsor dan  terjadinya banjir. Bagaimana dengan hewan dan  tumbuhan yang hidup di hutan itu?

 Penggunaan bahan kimia  secara berlebihan menyebabkan rusaknya lingkungan. Busa  deterjen yang dibuang sembarangan ke sungai akan mematikan organisme di sungai. Busa  deterjen akan  menutupi per- mukaan  sungai. Cahaya matahari tidak  bisa  masuk dan  fotosintesis tumbuhan dalam air akan  terganggu. Selain itu, limbah detergen akan meracuni  ikan-ikan  sungai. Pembuangan limbah  pabrik  ke  dalam sungai juga berakibat buruk bagi  ekosistem sungai. Limbah pabrik  ini mengandung  bahan berbahaya dan  beracun.

Penggunaan pupuk  yang  berlebihan mengganggu  keseimbangan ekosistem sawah. Petani menyemprotkan bahan kimia  beracun yang disebut pestisida. Pestisida digunakan petani untuk  membunuh hama. Akan tetapi, pestisida juga  dapat membunuh makhluk hidup lainnya.

Berbagai macam pestisida, misalnya: untuk  membunuh jamur (fungisida), untuk  membunuh  serangga  (insektisida), dan  untuk membunuh tanaman pengganggu (herbisida).

Penggunaan pupuk   yang  melebihi takaran sangat  merugikan. Penyemprotan  insektisida secara berlebihan juga  mengakibatkan berkurangnya jumlah  serangga. Padahal serangga juga  membantu dalam  penyerbukan.

 Pembakaran hutan untuk  lahan perkebunan dan  pemukiman akan ber- pengaruh bagi  kelangsungan hidup  makhluk  hidup. Dampak yang muncul  karena peristiwa pembakaran hutan adalah sebagai berikut.

*  Pencemaran udara karena asap  kebakaran akan  mengakibatkanISPA (infeksi  saluran pernapasan atas).

 *  Hewan-hewan yang ada  dalam ekosistem hutan akan  keluar  dari hutan  dan  masuk perkampungan memangsa  hewan ternak  dan tanaman  perkebunan.

*  Rantai  makanan terputus, karena salah satu komponen ekosistem rusak.  Bahkan hewan herbivor dan  karnivor mati.

Pembuangan limbah  pabrik  ke  sungai. Senangkah kamu  dengan sungai di daerahmu yang tercemar oleh  limbah? Pembuangan limbah pabrik ke sungai akan  menyebabkan hal-hal  berikut ini.

*  Ikan di sungai mati,  karena air sungai tercemar zat kimia.

 *  Air tanah dalam sumur di sekitar sungai tercemar dan  kualitas air tanah  makin  buruk.

*  Kualitas  udara di sekitar sungai buruk dan  mengeluarkan bau  yang tak sedap.

Penangkapan ikan  menggunakan  bahan peledak dan  racun   akan mengganggu keseimbangan ekosistem di lingkungan tersebut.

Dampak dari penggunaan bahan peledak dan  racun tersebut antara lain  sebagai berikut.

*  Semua jenis  ikan  yang beragam ukurannya akan  mati.

 *  Ekosistem laut (air) akan  rusak karena tercemar bahan peledak dan  racun.

*  Rusaknya terumbu karang di lautan.

*  Populasi ikan akan berkurang karena tempat bertelur dan berlindung ikan-ikan  rusak.

 Percobaan senjata nuklir  akan  mengakibatkan radiasi zat  kimia  yang sangat membahayakan kelangsungan hidup  makhluk  hidup. Akibat yang muncul dari percobaan senjata nuklir antara lain sebagai berikut.

*  Pemanasan global  yang  berakibat es  di kutub  utara  makin  cepat mencair.

*  Pencemaran zat radioaktif yang sangat mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada  di bumi.

 Dampak dari  ketidakseimbangan ekosistem adalah efek  rumah kaca. Apa  yang kamu  rasakan jika kamu  berada di dalam rumah kaca?  Masih ingatkah  kamu  akan  sifat-sifat kaca?

Cahaya dan  panas matahari mudah masuk ke dalam  rumah kaca. Tetapi  cahaya tersebut tidak  dapat keluar  dari  ruangan kaca  itu.  Panas sekali,  bukan? Bandingkan jika kamu  berada di bawah pohon. Kamu  akan merasa teduh dan  sejuk,  bukan?

Efek rumah kaca  adalah peningkatan suhu di permukaan bumi  karena kurangnya penyerapan energi panas dan  cahaya matahari. Mengapa? Tumbuhan hijau yang menggunakan energi matahari tinggal sedikit.  Penggundulan hutan akan  memusnahkan  populasi tumbuhan.  Ditambah lagi berkurangnya jalur  hijau  dan  taman-taman kota.  Belum  lagi CO dan  CO

dari sisa  pembakaran kendaraan dan  mesin pabrik  yang bersifat mengikat panas.  Jika  jumlah  tumbuhan hijau  sebagai penetral sisa  pembakaran semakin  berkurang, maka  panas dari  matahari tidak  dapat dipantulkan keluar  dari  permukaan bumi.

Dampak dari peristiwa efek rumah kaca  adalah terjadinya pemanasan global.  Pemanasan  global mengakibatkan cairnya es  di kutub  utara dan selatan. Akan  tetapi bila  tidak  terjadi efek  rumah kaca,  permukaan bumi yang  kalian  tempati akan  membeku.

Masih  adakah perusakan  lingkungan hingga saat  ini?  Bagaimana caranya agar  hutan kita tetap lestari dan  tanah tetap subur? Bagaimana caranya  agar  hewan dan  tumbuhan tertentu tidak  punah? Bagaimana pendapatmu tentang pelestarian lingkungan? Coba  kerjakan tugas rumah berikut   ini!

 Dampak perusakan lingkungan di Indonesia juga  sudah kita rasakan. Adanya bencana alam  berupa tanah  longsor dan  banjir  di mana-mana. Pembakaran hutan  di Kalimantan dan  Sumatra juga  mengakibatkan polusi udara,  sistem pernapasan  terganggu, bahkan sistem transportasi pun terganggu.

B. Pemanfaatan Tumbuhan dan Hewan

Musnahnya tumbuhan dan  hewan dapat diakibatkan karena mereka tidak  dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Hanya  tumbuhan dan  hewan jenis  tertentu saja  yang bisa  bertahan hidup dan  berkembang biak.  Oleh  karena itu, jenis  hewan dan  tumbuhan ini hanya ditemukan di tempat tertentu saja.

Namun, manusia juga  ikut mempercepat kepunahan tersebut. Kegiat- an manusia ini mengakibatkan berkurangnya atau  punahnya jenis  hewan dan  tumbuhan tertentu. Manusia merusak lingkungan tempat hidupnya. Manusia  juga  memburu dan  memanfaatkan hewan dan  tumbuhan. Ada yang memanfaatkannya sebagai makanan, obat, koleksi, barang pajangan, dan  hiasan dinding.

1. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan

Penebangan hutan secara liar merupakan salah satu kegiatan manusia yang  menyebabkan punahnya tumbuhan jenis  tertentu.  Kegiatan ini menyebabkan  ketidakseimbangan ekosistem. Tumbuhan yang  hampir punah karena  dimanfaatkan manusia adalah pohon jati dan  cendana.

Jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia yang mengarah pada  ketidakseimbangan ekosistem adalah sebagai berikut.

Kayu jati: jenis  kayu ini populasinya menurun. Kayu jati memiliki  sifat yang  kuat  dan  tahan  lama.  Kayu  jati dimanfaatkan untuk  membuat tiang-tiang  dan  dinding, meja, kursi,  dan  lemari.

Kayu cendana dan gaharu:  populasi tumbuhan ini sudah sangat me- nurun. Dalam  hal ini, pemerintah kurang serius melakukan pengawas- an  dan  perlindungan. Tumbuhan ini   bernilai ekonomi sangat tinggi karena merupakan bahan baku  wewangian dan  kosmetik.

Kayu  cendana juga  dimanfaatkan sebagai bahan untuk  membuat kipas,  pipa  rokok,  dan  patung. Kayu  cendana berbau harum. Kayu cendana juga  digunakan sebagai bahan dasar minyak  cendana.

Kayu besi  dan  kayu  hitam:  dari  daerah Maluku  Tenggara  (Kepulau- an Tanimbor). Penebangan  dan  pencurian kayu  ini sangat luar  biasa karena  harga yang sangat mahal.

Kayu ulin: dari  Kalimantan, saat ini kayu  ini juga  menjadi kayu  yang sangat mahal. Berbagai pihak  menebangnya secara liar tanpa prose- dur yang benar.

Masih  banyak jenis  tumbuhan lain  yang  dilindungi di  Indonesia, namun menjadi objek  penjarahan oknum tertentu. Di sinilah  para pejabat terkait diitantang untuk  berbuat lebih  tegas dan  disiplin  untuk  mengatasi perusakan dan pencurian kayu-kayu bernilai ekonomi tinggi  ini. Masyara- kat diminta ikut berperan aktif dalam mengatasi masalah ini dengan cara melapor kepada aparat  terkait.

2. Bagian hewan yang dimanfaatkan

Beberapa pemanfaatan bagian tubuh hewan, misalnya sebagai berikut.

Penyu:  dimanfaatkan dagingnya manusia menjadi makanan, misal- nya  sate dan  sop. Cangkang penyu yang dikeringkan digunakan sebagai hiasan dinding.

Gajah:  diambil gadingnya untuk  hiasan. Perburuan terhadap gajah menyebabkan jumlah  gajah  berkurang.

Menjangan atau  rusa:  diburu   manusia untuk  diambil tanduknya. Tanduk dan  tengkorak rusa  dijadikan hiasan dinding.

Badak:  diambil culanya untuk  digunakan sebagai obat.

 Cenderawasih: diambil bulunya. Bulu cenderawasih berwarna-warni sehingga banyak dimanfaatkan sebagai hiasan.

Ular dan buaya:  diambil kulitnya  untuk  dimanfaatkan menjadi kerajinan  tas, dompet, atau  asesoris lain.  Lihatlah  gambar  3.6 berikut!

 Ikan hiu:  juga  menjadi incaran manusia. Sirip  ikan  hiu  diolah men- jadi  makanan.

Harimau Sumatra: diambil kulitnya  untuk  digunakan sebagai bahan baku konveksi.

Paus:  Minyak  paus diyakini  memiliki  khasiat sebagai obat tradisional dan keperluan yang lain. Untuk  itu, orang berlomba untuk  memburu dan  memanfaatkannya secara besar-besaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s