BAB IX. Energi dan Penghematannya

Mata Pelajaran            :   Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) 

Kelas/Semester            :   VI / 2

Materi Pokok               :   Hemat Energi

Waktu                          :   6 x 45 menit (4 x pertemuan)

Metode                         :   Ceramah dan diskusi

 

  1. A.    Standar Kompetensi       :

8. Memahami pentingnya penghematan energi

 

  1. B.     Kompetensi Dasar

8.1 Mengidentifikasi kegunaan energi listrik dan berpartisipasi dalam penghematannya dalam kehidupan sehari-hari

 

  1. C.    Tujuan Pembelajaran**:
  • Siswa dapat Memahami peta konsep tentang listrik
  • Siswa dapat Menyebutkan alat yang menggunakan listrik sebagai sumber energi
  • Siswa dapat Memahami cara menjaga keselamatan saat menggunakan listrik
  • Siswa dapat Memahami peristiwa korsleting dan cara pencegahannya
  • Siswa dapat Mengetahui fungsi dari sekring
  • Siswa dapat Menyebutkan bahan bakar selain listrik
  • Siswa dapat Memahami mengapa minyak tanah masih dipergunakan
  • Siswa dapat Menyebutkan bahan bakar untuk berbagai transportasi
  • Siswa dapat Memahami bahwa bahan bakar akan habis jika di pergunakan terus menerus
  • Siswa dapat Memahami proses pembentukkan kembali bahan bakar fosil amat lama
  • Siswa dapat Berdiskusi tentang hubungan antara dampak hemat energi terhadap polusi dan cara untuk menghemat energi.

 

& Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin (Discipline), Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence) , Tanggung jawab (responsibility) Dan Ketelitian (carefulness)

  1. D.    Materi Essensial
  • Penggunaan alat-alat listrik
  • Penggunaan bahan bakar
  • Hemat energi (Hlm.141)

Karya yang menggunakan energi listrik.

  • Model lampu lalu lintas

 

Materi Pembelajaran :

 

 

 

Energi  harus dipakai  seefektif mungkin, terutama sumber energi yang tidak  dapat diperbarui. Masih  ingatkah kamu  sumber energi yang dapat diperbarui  dan  sumber energi yang tidak  dapat diperbarui?

Upaya penghematan energi kerap kali kita dengar. Penghematan ener- gi  harus dilakukan terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan  pada lingkup  yang lebih  luas.

Coba  amati dan  pikirkan  gambar  9.1 berikut!

A. Penghematan Energi

 Listrik sudah dimanfaatkan di hampir seluruh penjuru dunia ini. Ber- bagai  pembangkit tenaga listrik didirikan sesuai dengan potensi daerah. Pembangkit  listrik yang  ada,  misalnya: Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi  (geotermal),  dan  sebagainya.

Selain kantor dan  pabrik, salah satu pengguna listrik terbanyak adalah rumah  tangga. Di wilayah  yang  telah  terjangkau listrik,  sebagian besar kegiatan rumah tangga memanfaatkan energi listrik. Setiap rumah tangga tentu memerlukan  penerangan, bukan? Selain penerangan, berbagai ke- pentingan lain memerlukan listrik. Memompa air dari  sumur, televisi, radio,  dan  sebagainya.


Agar energi yang tersedia dapat digunakan untuk  generasi yang akan datang, maka  sangat penting untuk  menghemat energi. Penghematan energi sangat penting terutama untuk sumber energi yang tidak dapat diper- barui.  Mengapa  demikian? Karena  untuk  mendapatkan sumber energi baru  diperlukan waktu  yang  sangat lama  serta  biaya  besar. Bagaimana cara  melakukan penghematan  energi?

Sebagai tindakan sederhana,  kamu  dapat mulai  menghemat energi listrik  di  lingkunganmu. Misalnya di rumah dan  di sekolah.

1.    Menggunakan peralatan listrik yang memerlukan energi listrik sangat kecil

2.    Memadamkan lampu dan  berbagai peralatan listrik lain  jika tidak  di- gunakan, misalnya televisi, radio  tape,  pendingin ruangan (AC/Air Conditioning.

Penghematan energi, tidak  hanya pada  energi listrik saja.  Berbagai jenis energi yang kamu  gunakan harus dihemat juga.  Ada  beberapa cara  yang dapat dilakukan untuk menghemat energi, antara lain sebagai berikut.

1.    Makan  makanan secukupnya.  Artinya,  kita tidak boleh terlalu banyak makan  atau  terlalu kurang makan. Jangan sampai kamu  membuang makanan.

2.    Menggunakan air  secukupnya.

Tutup kran  air apabila tidak  dipakai.

3.    Menggunakan kendaraan se- efektif  mungkin untuk  mengu- rangi  bahan bakar.   Gunakan pula kendaraan yang hemat bahan bakar.

4.    Bila memasak dengan kompor gas, pakailah gas  itu sesuai ke- butuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s